Minggu, 30 Maret 2014

CATATAN AWAL GERAKAN CEPAT LKNU KAB. CIREBON


CATATAN AWAL GERAKAN CEPAT LKNU KAB. CIREBON
pada hari, senin, 17 Juni 2013 para kader PKM Susukan telah berkunjung ke Puskesmas bertemu langsung dengan petugas LAB mewakili sebagai programmer TB di PKM Susukan, semoga terjalin kerjasama yang baik …
Hadir dalam pertemuan itu, Ibu Apiyah sebagai kader TB Wilayah Bojongkulon dan Kejiwan, Ibu Endawaati sebagai kader TB wilayah Tangkil dan Wiyong, dan Ibu Mutoharoh sebagai kader wilayah Gintunglor dan Kedongdong. Didampingi Fasilitator Komunitas Amrun, mereka antusias menyimak pemaparan dari Didi Djunaidi, sebagai wakil programmer TB PKM Susukan.
Pertemuan kali ini membahas tentang alur penanganan TB, penanganan TB pada kasus khusus (+ 2 dan MDR), dan fee buat para kaader yang mengantar suspek TB dengan prosentasi per sepuluh. “Pasien setidak-tidaknya menjalani pengobatan selama 2 bulan, setelah itu kembali diperiksa dahaknya, jika belum negative atau dia masih positif, melakukan pengulangan pengobatan, jika tetap masih positif, berarti dia meningkat ‘pangkat’nya, menjadi positif 2, pengobatannya berbeda, ini pada bulan ke 4 dan pengobatannya berbeda, jika 2 bulan berikutnya ternyata positif, dia dinyatakan TB MDR” papar Didi Djunaedy. “kader yang mengantarkan suspek TB (positif maupun negatif), dapat fee 3.000/pasien” tambahnya.
Yang paling mengesankan dari pertemuan ini bagi faskom adalah penghormatan programmer TB dengan para kader. Beliau dengaan sangat cekatan mencarikan tempat duduk, mecarikan minuman dan mengajak obrolan dengan sangat ramah. Allahu Yarham. Amien.
Cirebon, 17 Juni 2013

Kegiatan selanjutnya adalah sosialisasi bersama ibu-ibu PKK di kediaman Kuwu Luwungkencana Susukan Cirebon. Hadir dalam kegiatan tersebut segenap istri-istri kepala desa se-kecamatan Susukan dan juga istri  camat yang menjabat sebagai ketua TP PKK Kecamatan Susukan.
“kami sangat senang dengan penyuluhan ini, semoga bermanfaat” ujar ibu Camat, yang disusul dengan komentar ibu kuwu yang lain “ko, penyuluh kesehatannya kurus banget” .
“apakah setiap batuk lebih dari dua minggu pasti TB?” Tanya seorang dari audiens. “tidak, bukan semua batuk itu TB akan tetapi berkemungkinan teridap TB, maka untuk lebih detailnya seorang yang memiliki gejala batuk lebih dari dua minggu segera periksa dahaknya di puskesmas” jawab penyuluh.
Cirebon, 17 Juni 2013

  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar