CATATAN AWAL GERAKAN CEPAT LKNU KAB. CIREBON
pada hari, senin, 17 Juni 2013
para kader PKM Susukan telah berkunjung ke Puskesmas bertemu langsung dengan
petugas LAB mewakili sebagai programmer TB di PKM Susukan, semoga terjalin
kerjasama yang baik …
Hadir dalam pertemuan itu, Ibu
Apiyah sebagai kader TB Wilayah Bojongkulon dan Kejiwan, Ibu Endawaati sebagai
kader TB wilayah Tangkil dan Wiyong, dan Ibu Mutoharoh sebagai kader wilayah
Gintunglor dan Kedongdong. Didampingi Fasilitator Komunitas Amrun, mereka
antusias menyimak pemaparan dari Didi Djunaidi, sebagai wakil programmer TB PKM
Susukan.
Pertemuan kali ini membahas
tentang alur penanganan TB, penanganan TB pada kasus khusus (+ 2 dan MDR), dan
fee buat para kaader yang mengantar suspek TB dengan prosentasi per sepuluh.
“Pasien setidak-tidaknya menjalani pengobatan selama 2 bulan, setelah itu
kembali diperiksa dahaknya, jika belum negative atau dia masih positif,
melakukan pengulangan pengobatan, jika tetap masih positif, berarti dia
meningkat ‘pangkat’nya, menjadi positif 2, pengobatannya berbeda, ini pada
bulan ke 4 dan pengobatannya berbeda, jika 2 bulan berikutnya ternyata positif,
dia dinyatakan TB MDR” papar Didi Djunaedy. “kader yang mengantarkan suspek TB
(positif maupun negatif), dapat fee 3.000/pasien” tambahnya.
Yang paling mengesankan dari
pertemuan ini bagi faskom adalah penghormatan programmer TB dengan para kader.
Beliau dengaan sangat cekatan mencarikan tempat duduk, mecarikan minuman dan
mengajak obrolan dengan sangat ramah. Allahu Yarham. Amien.
Cirebon, 17 Juni 2013
Kegiatan selanjutnya adalah
sosialisasi bersama ibu-ibu PKK di kediaman Kuwu Luwungkencana Susukan Cirebon.
Hadir dalam kegiatan tersebut segenap istri-istri kepala desa se-kecamatan Susukan
dan juga istri camat yang menjabat
sebagai ketua TP PKK Kecamatan Susukan.
“kami sangat senang dengan
penyuluhan ini, semoga bermanfaat” ujar ibu Camat, yang disusul dengan komentar
ibu kuwu yang lain “ko, penyuluh kesehatannya kurus banget” .
“apakah setiap batuk lebih dari
dua minggu pasti TB?” Tanya seorang dari audiens. “tidak, bukan semua batuk itu
TB akan tetapi berkemungkinan teridap TB, maka untuk lebih detailnya seorang
yang memiliki gejala batuk lebih dari dua minggu segera periksa dahaknya di
puskesmas” jawab penyuluh.
Cirebon, 17 Juni 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar